Cara Mencegah Keputihan Saat Hamil

Keputihan (flour albus) disebabkan oleh serangan jjamur candida albicans. Keputihan hanya terjadi pada organ intim wanita, yakni berupa keluarnya cairan lengket dan kental berwarna putih susu dari vagina diluar masa haid. Keputihan akibat infeksi jamur ini sering diidap oleh wanita hamil. Untuk menangkal hal itu, para wanita harus lebih waspada saat hamil. Apalagi bila mempunyai riwayat keputihan jamur pada masa gadis, segera konsultasikan ke dokter. Jangan biarkan jamur candida mengganggu kehidupan seksual Anda dan pasangan anda.

Bagi gadis dan para ibu yang terkena penyakit jamur candida albicans oleh dokter diberikan obat kapsul antijamur. Demikian juga untuk para suami, diberikan obat minum kapsul antijamur. Ibu yang sedang hamil dan menyusui diberi tablet ovule antijamur yang dimasukkan melalui “mulut bawah” (intra vagina).

Ada cara mudah untuk mencegah keputihan wanita saat dalam masa kehamilan, di antaranya adalah :

1. Cara termudah untuk pencegahan yakni dengan menjaga agar kondisi di sekitar organ intim senantiasa kering. Salah satunya bisa dilakukan dengan senantiasa menyiapkan kertas tisu pengering saat pergi ke toilet.

2. Gunakan sabun cair pembersih vagina dengan pH 4-5 (dalam 1 kali sehari di saat sore)

3. Hindari menggunakan celana dalam ketat saat tidur malam. Agar organ vagina sedikit lebih rileks dan tidak tertekan.

4. Menjaga berat badan agar tidak terlalu kegemukan dan jangan biarkan tubuh juga terlalu kurus.

5. Mengonsumsi cukup vitamin untuk menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh tetap baik

Keputihan saat hamil ini adalah keluarnya cairan dari dalam vagina tanpa sebab patologis. Kadang cairan ini berbau kurang sedap dan terasa mengganggu kenyamanan ibu. Ada tiga jenis keputihan berdasarkan kuman penyebabnya :

- Gonococcus menyebabkan cairan berwarna puith dan seperti nanah

- Keputihan dengan Trichomonas vaginalis ditandai dengan cairan putih yang disertai dengan buih.

- Keputihan dengan candida albicans menyebabkan cairan keputihan berwarna putih disertai dengan gumpalan semacam gel dan terasa gatal.

Sebenarnya keputihan merupakan gangguan organ intim yang sangat wajar yang umum dialami oleh wanita. Faktor hormonal, kebersihan dan suasana pH vagina, ikut mempengaruhi munculnya gejala keputihan. Keputihan yang normal terjadi ketika masa subur dan saat kehamilan. Keputihan ini sebenarnya tidak perlu diobati, karena hampir semua wanita mengalami hal seperti ini. Namun, jika dirasa cukup mengganggu atau bila dicurigai disebabkan kuman, sebaiknya keputihan diobati.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah keputihan saat hamil, agar tidak mengganggu kehamilan dengan cara :

1. Menjaga selalu kebersihan organ intim dengan membersihkan organ intim baik usai buang air kecil maupun air besar.

2. Basuh organ intim wanita dari arah yang benar, yakni dari depan ke belakang (anus)

3. Jangan menggunakan sabun biasa atau sabun antiseptik sebagai sabun pembersih vagina, lebih baik membersihkan vagina dengan menggunakan air bersih yang menggalir

4. Gunakan pantyliner yang terbuat dari kapas yang lembut, namun jangan terlalu lama menggunakan panty liner karena hanya akan membuat suasana vagina menjadi lembab dan jamur atau bakteri akan semakin berkembang.

5. Bila perlu seseringlah mengganti celana dalam ketika vagina dan sekitarnya terasa lembab dan basah.

6. Jangan berendam atau mandi menggunakan air hangat, karena air hangat hanya akan membuat jamur semakin lebih mudah untuk berkembang biak.

7. Lakukan pemeriksaan ke dokter kandungan untuk mendapat penanganan lebih baik dari keputihan yang diderita jika dirasa cukup mengganggu.


=====================================

>>> Obat Alami Keputihan Untuk Mengatasi Keputihan dan Mengobati Keputihan Pada Wanita, Menguatkan Otot-Otot Vagina dan Rahim, Mengurangi Lendir Yang Berlebihan Serta Membuat Aroma Wangi Pada Organ Intim Wanita, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Cara Mencegah Keputihan and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>